Review Skin Care: Episode Dari Produk Korea Hingga Kosmetik Zaman Emak

 

landscape-1486136037-best-budget-skincare-reviews

Source: Cosmopolitan

 

BRACE YOURSELF COZ THIS IS GONNA BE LONG

Disclaimer dulu deh di awal…. aku bukan tipe-tipe beauty blogger yang reviewnya mendalam dengan foto-foto ciamik. Karena sebelumnya juga belum pernah review skin care sih. Eeehh… sekarang sok-sokan mau review. Sotoy abeeesss…. Makanya kebanyakan foto akan dicomot dari blog orang yaa dengan tetap mencantumkan sumbernya. Tujuan aku menulis review ini dikarenakan lagi curious dengan wajah aku yang mendadak gampang banget jerawatan. Padahal sebelumnya jewarat hanya muncul satu atau dua biji saja menjelang menstruasi.

 

photo_2018-04-26_13-52-14

Lihatlah wajah bare face yang masih belum terserang jerawat ini

Nah, asal muasal cerita jerawat ini mulai muncul adalah di akhir Desember 2017 lalu. Sebelum jerawat ini muncul, aku lagi rajin-rajinnya pakai masker The Body Shop yang Amazonia Acai. FYI ini masker nggak beli. Aku dapet sachetan banyaaaaakk banget. Yasudah aku pakai saja. Pemikirannya saat itu kan persiapan mau tunangan nih, jadi ya itung-itung merawat wajah lah. Dan ternyata masker ini tidak memiliki efek yang heboh banget. BE AJA DI MUKA GUE.

 

the-body-shop-amazonian-acai-energising-radiance-mask-review-5-of-5-1440x1029

Source: https://www.jessoshii.com/the-body-shop-amazonian-acai-mask-review/

Asli deh ini seperti nggak ada efek apapun di kulit aku. Ngilangin komedo enggak. Bikin kulit kenyal juga enggak. Ya emang sih yang versi Amazonia Acai ini kalah pamor sama sepupunya yaitu masker series yang Himalayan Charcoal atau yang British Rose itu. Tapi ini kan dapet gratis yee… Yaudah nggak boleh protes. Masker ini itu memang bentuknya tempting sekali, seperti selai stawberry. Rasanya pengen lari ke Indomart dan beli roti tawarnya sari roti, lalu ini masker ku oleskan ke atas roti hahaha.

Karena masker dapat gratisan sekitar belasan sachet, jadi ketika masker habis yasudah aku stop pemakaian. Pas banget itu menjelang sekitar H-7 pertunangan aku sama si Koko. Haduuuhh kebayang stress nya nggak? Awalnya curiga sih jerawat muncul karena masker aja, tapi lalu ada pemicu lain: YAITU STRESS MAU TUNANGAN DAN NGERJAIN TESIS! NAH LHO

Akhirnya H-2 sebelum tunangan, kan aku pulang ke hometown di Malang. Aku langsung ke salon wajah langganan kakak aku dan facial disana yaitu di Belle Crown. Suka banget facial disini karena mbak-mbaknya faham betul jenis kulit kita gimana. Waktu aku lagi nggak jerawatan, aku facial detox dengan masker gandum seharga 180K. Nah ketika lagi jerawatan kan aku mau maskeran sama gandum lagi, eh sama mbaknya gak dibolehin. Disuruh facial khusus jerawat yang 130K. Dan disini kalau mau facial bisa kok kalau bukan member. Plus ada gym dan kolam renangnya juga. Aku paling demen renang disini kalo lagi pulang kampung (eh oke enough OOTP nya). Hasil sehabis facial adalah……. JREEEENNGGG kulit aku kembali cantik berseri. Jerawat tinggal bekasnya aja. dan syukur Alhamdulillah bisa Tunangan dengan “cukup” cetar. Kalau cetar banget berasa heboh yak orang acaranya sederhana aja di rumah.

6 hari habis tunangan, aku langsung cabut ke Sumatra Selatan selama dua minggu lebih buat ambil data penelitian. Nah daerah penelitian aku ini dataran tinggi dan dingiiiiinn banget. Selama disana kulit aku nggak ada masalah. Setiap malam rajin aku kasih Kelly. Bekas jerawat pada memudar dan TIDAK ADA JERAWAT MUNCUL SATUPUN!

Sekembalinya ke Jakarta, ada teman yang lagi kuliah di Yonsei membawakan make up Korea pesanan aku. Eh, bukan make up ding! Lebih ke skincare gitu. Biasanya, aku tuh pakai tonernya Secret Key. Asli parah ini enak bener di muka aku. Secret Key ini ada 2 varian, yang biasa sama yang rose. Ternyata aku nggak cocok pakai yang rose. Jadi bruntusan gitu lho wajah aku. (bruntusan ki boso indonesiane opo yo?). Toner ini dipakainya malem hari dan pagi hari sebelum pakai make up. Katanya siih… toner ini menyiapkan kulit kita supaya dapat menyerap skin care lain dengan lebih maksimal. Kalau dari pengalaman aku pakai Secret Key, komedo di hidung aku hilang. Bekas jerawat cepet banget minggatnya. Terus pori-pori wajah jadi mengecil.

product-41-147746247713671

Source: secretkeyen.com

Biasanya aku beli toner di ini temen aku… ya kita sebut saja “Buaji” karena percayalah dia memang sudah haji, yang merupakan broker make up koreyah yang sangat terkenal se-aentaro UI Salemba Jakarta Pusat. Dia jual botol besar seperti gambar di atas itu 160 K. Sementara di olshop lain bisa 200 lebih. Namun sayang sungguh sayang, suatu hari dia kesandung masalah cukai atau apalah itu. barang-barangnya banyak yang ketahan di airport. Dan lagi Buaji bilang Secret Key di Koreyah susah dicari offline nya.

Lalu kebetulan teman aku si Bae Suzy KW kesekian yang lagi kuliah di Yonsei University mau balik ke Jakarta.

 

west

APA NIH BAWA-BAWA NAMA GUE???

 

Ulala… segeralah daku nitip Secret Key ini. Namun disayangkan, memang benar di toko-toko sono, Secret Key sudah susah dicari, dan hanya bisa dibeli online dengan harga sekitar 30.000 WON lebih. Atau malah 45.000 Won ya? Lupa eike. Hingga teman aku tanya, “Lo seriusan nitip ini?”

HAAAAHHH??!!! KALO HARGA SEGITU MAH OGAAAHH.

Pada akhirnya si Bae Suzy KW ini merekomendasikan aku Klairs. Dia bilang, di Koreyah Klairs lagi diskon banget, dan Bae Suzy KW bersama teman-temannya pada pake ini dan cocok. Tergodalah diriku ini. Cuuusss langsung ku beli. Lupa harga Klairs berapa tapi nggak sampe 200K sih (bisa di cek kalau dibeli online rata-rata 280-290K). Dan episode baru dimulai….

 

k12_spfacialtoner_2__17697-1497260912-500-750

Source: http://beautepratique.co/klairs-supple-preparation-facial-toner/

Ternyata eike nggak cocok blass sama Klairs ini. Untuk tekstur, aku rasa dia memang sedikit lebih kental dari toner Secret Key. Dan Secret Key juga lebih cepat menyerapnya dibanding Klairs. Sekitar sebulan setelah pakai Klairs, muncullah jerawat-jerawat baru. Awalya kecil-kecil.. kayak komedo di dagu. Lah kok lama-lama malah jadi jerawat. PANIK! PANIK! PANIIIIIKK!!!

giphy1

Oke, memang sih muncul ilang-muncul ilang, lha tapi kalo keseringan dan tidak sesuai ritme yang di awal kan annoying juga yaa.

Oiya, selain nitip Klairs, aku juga nitip sheet mask ke temen aku. yaitu I’m SORRY FOR MY SKIN. Aku emang suka banget nyobain macam-macam sheet mask mulai dari punya Nature Republic, Innisfree, dan sheet mask lainnya di drugstore. Tapi aku nitip sheet mask ini karena covernya lutju aja waktu liat stories update si Bae Suzy KW. Ya Lord maafkan hambamu yang suka impulsif dan lapar mata ini

 

img_3738_1_1024x1024

Source: https://www.cupidrop.com/products/im-sorry-for-my-skin-black-mud-mask-tightening

Aku pesan 3 sheet mask Salah satunya black mud yang di atas ini. Pantes yaa ini masker mehong. sekitar 35K satu bijinya. Soalnya dia beneran ada lumpur-lumpurnya gitu. Seperti biasa sheet mask  ini ditemplokin aja ke wajah selama 30-45 menit

 

photo_2018-04-26_14-36-32

Penampakan saat lagi pakai sheet mask yang black mud

Nah, lalu saudara-saudara… tebak apa yang terjadi? Setelah pakai masker ini mendadak ADA SATU JERAWAT NONGOL GEDE BANGEEEETT DI PIPI KIRI. DOSA APA LAGI GUUUEEE???

1514429497-saat-kamu-ngegep-pacar-kamu-nonton-jav

Masih bandel (dan terlanjur pesan sheet mask mahal), beberapa hari kemudian aku pakai sheet mask satu lagi. Nggak tau jenisnya apa tetapi bungkusnya seperti ini.

 

item_xl_29994603_89736419

Source: Souq.com

ALHAMDULILLAH….. ketika pakai ini, jerawat yang segede kacang agak kempes dan sedikit mengering. Tidak separah yang black mud kemarin. Sebenarnya ini masih ada satu sheet mask lagi tapi aku simpan. Soalnya ini paling gemaz dan berasa sheet mask ini pengen aku peras dan aku minum airnya HAHAHAHAHA. Habisnya dia dari bir lho (Becanda euy)

 

img_3725_1024x1024

Source: Cipidrop

 

 

 

Oke, episode selanjutnya aku memutuskan STOP pakai Klairs. Karena aku pikir-pikir: YAIYALAH BAE SUZY KW COCOK PAKAI INI. LHA DIA DI KOREYAH SONO IDUPNYA. Lah gue? Jakarta tjooooyyy. Polusi dimana-mana. Panas nggak kira-kira. Habis keringetan di Busway lalu kena AC di kampus atau Mal. Sungguh tidak bisa di compare kondisi kulit di Jakarta dengan Koreyah. Bhay!

Udahlah nggak usah pakai toner apapun dulu. tapi jerawat ini makin-makin dah walau kecil-kecil. Sempat pengen beli toner tea tree nya The Body Shop, tapi kok nggak diskon-diskon. Oh iya, untuk cuci muka aku emang suka ganti-ganti. Biasanya aku selalu pakai Tea Tree Facial Wash nya The Body Shop. Lalu sempat berhenti dan pakai Clean and Clear biasa. Nggak ada masalah. Nah ketika lagi di FX Mal, itu facial wash tea tree diskon 20% jeeeuungg. WHAT DO U THINK! YA GUE BELI LAH

giphy

Jadi agak curiga apakah facial wash tea tree ini penyebab jerawat tidak menghilang? Masih misteri. Tapi aku istiqomah aja aku pake itu facial wash. Lalu entah gimana, aku tuh teringat dengan produk Sariayu. Mulai aku browsing dan WOW. Ternyata banyak yang review masker jerawat sariayu dan banyak yang cocok. Baiklah! Muak dengan produk luar, aku mau coba produk lokal dulu aja. Sebenarnya ada gerai Martha Tilaar di GI (Grand Indonesia). Tetapi waktu itu aku lagi stress berat sama tesis aku dan berasa nggak ada tenaga buat ke GI. Alhasil aku pesan di Shopee dan dikirim ke kostan. Eh, baru aja transfer di Shopee, siangnya teman aku ngajakin ke GI dan mau traktir makan siang di Pancious. Hoalaahh… Tau gitu tak tuku dhewe di tore Martha Tilaar. Tapi yoweslah yang penting bisa makan pasta gratis.

Oh iya ku pesan 2 item yaitu ini

 

782472_sariayu_krem_masker_jerawat

Source: Gogobli

 

5767f6861f872327978389

Source: marthatilaar

 

 

 

Bhaiyk…. episode selanjutnya adalah: Paket Sariayu belum datang, aku sudah keburu harus berangkat ke Bangkok buat Seminar. Nah pas berangkat ke bangkok ini, sudah ada tuh dua biang jerawat di pipi sebelah kiri. Selama di Bangkok… E BUSSEETTT JERAWAT GUE BERANAK PINAAAAAKKKK!!. Bisa jadi karena ini efek kebanyakan makan seafood ya. Maklumilah, biasanya kalau ke luar negri bener-bener anak backpacker jeung. Makan paling banter ya Sevel. Nah kali ini karena seminar dibayarin dosen, nginap di hotel berbintang 4 pula. Setiap sarapan dan makan siang banyak banget masakan seafood yang disediakan. HAJAR GAK KIRA-KIRA. Belum lagi saat ke Chatuchak ada berapa kali tuh jajan Sotong di pinggir jalan.

Asumsi kedua, jerawat meradang saat di Bangkok bisa jadi karena stress… gara-gara saat panel presentasi aku dengan bahasa Inggris yang brebetbrebet ini disaksikan LIVE oleh YANG-MAHA-PROFESOR-GUE .______.

Ketika di Bangkok tergoda bangetlah beli berbagai macam skin care waktu ke Boots di Terminal 21. Tapi eike tahan diri demi produk Sariayu yang sudah sampai kostan. (Dan juga menghemat budget jajan aja sih).

Lihat nih penampakan jerawat oleh-oleh dari Bangkok TT____TT

 

photo_2018-04-26_18-51-25

Jerawat Bangkok di Pipi Kiri

 

photo_2018-04-26_18-51-46

Jerawat Bangkok di dahi

 

 

 

AKHIRNYA! kita sampai pada episode dimana aku bisa mencoba masker sejuta umat yang harganya murah binggo ini. Jadi aku beli dua produk yaitu masker jerawat Sariayu an Acne Lotion nya.

Maskernya kata aku agak ribet pakainya. Mungkin terbiasa menggunakan sheet mask ya. Karena ini masker harus aku tuang di mangkok kecil, dan aku usap ke wajah dengan kuas gitu. Soalnya saat percobaan pertama aku usap sama tangan dan hasilnya nggak karu-karuan. Jadi supaya lebih rapih dan nggak netes-netes di lantai, yaudah aku pakai kuas saja. Lalu lebih baik kalau setelah 15 menit dibasuh dengan air panas. Haduh, sebagai anak kost masak air dulu untuk basuh muka cukup PR sih

Penggunaan masker sesuai petunjuk. Setelah 15 menit dibasuh air hangat. NAH! Kerasa dah setelah 2 x pakai kalau masker ini membuat jerawat aku kempes dan kering. IYA, JERAWAT OLEH-OLEH BANGKOK ITUUUUHHH. Lalu aku lanjutkan menggunakan Sariayu Acne Lotion. Oke, ternyata yang acne lotion tidak seberapa reccomended. Karena esok paginya saat muka aku dibedakin, itu keliatan banget kulit-kulit mengelupas di area jerawat. Iya sih mungkin harus sabar. tapi aku merasa annoying aja. Sementara aku STOP acne lotion, tapi penggunaan masker tetap dilanjutkan. Kata orang-orang di blog, masker sariayu ini bikin kulit kerig banget. Ya maap karena kulit aku cenderung berminyak mungkin yaa, jadi baik-baik saja tuh hehehe.

Oke, sekarang jerawat-jerawat Bangkok itu udah pada lenyap, tapi sisa bekasnya doang. Nah ada 1 jerawat yang bekasnya item jelas banget. Huhuhuhuhu…. Aku telatenin pakai Kelly deh. Oh iya, untuk sabun wajah juga aku ganti lagi nih. kebetulan aku lagi pulang ke Malang, dan aku pakai facial wash produk Belle Crown itu. Pakai punya kakak aku siih. Tapi nanti sebelum balik ke Jakarta aku mau beli 2 biji buat stok di Jakarta. Harganya mureh lhoo hanya 30K dan bisa buat sebulan. Sama kayak kalau aku pake clean and clear. Nah kemarin ada bakal jerawat kecil-kecil, aku pakaikan facial wash Belle Crown di duetkan dengan masker sariayu dan besoknya langsung DISSAPEAR! BOOM.

Selain itu aku juga masih itiqomah pakai Kelly setiap malam. Soalnya beberapa malam kemarin saat masih pakai Klairs, aku malas pakai Kelly. Oh iya buat yang masih bingung kenapa sih dari tadi aku bilangnya Kelly melulu.

 

kelly-pearl-cream-500x500

Source: Indiamart

 

Kelly ini memang kosmetik zaman baheula. Emak aku waktu SMA itu jerawatan, lalu hilang ketika pakai Kelly. Bayangkan, EMAK GUE SMA ITU TAHUN BERAPA. JADOEL ABIS.

Aku pertama kali pakai Kelly saat kuliah. Sebelumnya kulit aku SELALU jerawatan dan nggak bisa cerah. Lalu aku pakai Kelly setiap mau tidur. Memang sih dia bikin kulit aku semakiiiinn seperti kilang minyak saat tidur. Tapi bodo amat dah saat tidur kan nggak ada yang memperhatikan juga. Lucunya, perubahan kulit aku ini nggak aku sadari sendiri, tetapi teman-teman aku. Mereka bilang aku putihan (lebih putih). Bahka ada yang sirik bilang aku pasti perawatan ke klinik. Duh yaa seumur-umur alhamdulillah belum pernah kulitku ini disentuh sama “Dokter Kecantikan”, lalu pakai bermacam-macam krim yang membuat kulit tipis dan mengelupas itu.

Saat kuliah S1 dulu, di akhir tahun pernah juga jerawat aku meradang gara-gara pakai bedak Wardah. Mungkin hormon juga karena kelamaan jomblo ya (Weeeeiittss). Akhirnya mulus kembali dalam 3 bulan setelah rutin pakai Kelly (Iyess, efeknya nggak bisa cepet. Malah aku ngeri kalo efek ke kulit cepet banget). Lalu jerawat meradang selanjutnya saat tugas mengajar di pedalaman. Ya gimana ya walaupun nyetok The Body Shop juga, kalau aku mandinya sama air rawa ya pasti jerawatan lah. Balik dari pedalaman, rutin pakai Kelly lagi daaaaaann….

tenor

Oh iya Kelly ini memang harganya murah. Tapi amat sangat aman. Ada BPOM nya. Dan iya ini memang kosmetik jadul. Dia nggak bikin kulit jadi putih kinclong serem gitu, enggak ya. Tapi dia membuat kulit kita cerah. Dan aku pernah berhenti pakai Kelly 1 bulan, hasilnya muka aku baik-baik aja (karena saat itu lagi nggak coba-coba skin care juga siih).

Intinya, hingga saat ini aku istiqomah pakai sabun muka dari Belle Crown, dan pakai Kelly di malam hari, plus pakai masker jerawatnya Sariayu seminggu 3x. Selain itu, mumpung aku lagi pulang dan nggak di kostan, aku setiap pagi rajin bikin jus. Jus dari buah-buah yang ada di pasar aja. Kayak pepaya, tomat, melon, wortel, nanas, kadang bayam juga aku masukin. Nggak usah sok “organik” ala-ala itu.  Untuk membantu mempercepat regenerasi kulit. Ingat ya guys, kulit itu cepat rusak dan sembuhnya juga pasti lama.

Baik sekian episode dari saya. Sampai sekarang saya masih bingung, apa pemicu munculnya jerawat terus menerus akhir-akhir ini. Apakah:

a. Masker Amazonia Acai

b. Facial Wash The Body Shop

c. Seafood di Bangkok

d. Tekanan Batin menyelesaikan tesis

e. KToner KLairs

Ah, sudahlah biarkan ini menjadi misteri.

tenor1

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s