5 Reasons Why We Should Play Harvest Moon

Terereret tetet teteretereret tereret tetet tetet tereret” Nyanyikan lirik berikut ini dengan nada lagu Harvest Moon ketika sedang berjalan-jalan di desa atau ke balai kota. Kalau kamu nggak tahu nada lagu Harvest Moon seperti apa, berarti kamu kurang gaul, dan kata Mamak, aku nggak boleh mainan sama anak kayak kamu. Bhay!

Siapa yang tidak tahu game Harvest Moon? Siapa? Banyak.Tapi saya mau ngobrol sama yang ngerti aja kali ini. Buat yang nggak ngerti Harvest Moon, sana kamu main Candy Crush ajah.

Baik di PS maupun PC, ini game memang booming banget. Loveable. Apalagi, game ini bisa di save dan dimainkan dalam jangka panjang. Endingnya juga belum ketemu. Tergantung effort kita untuk main mau selama apa. Kadang saya penasaran itu si Pemeran utama Harvest Moon bisa mati nggak yaa?

Saya main Harvest Moon sejak ada di bangku SMP. Ketika masih jamannya main sama PS. PS pinjem sepupu pulak. Dan berkat Harvest Moon saya nonstop main ini game dari jam 12 siang sejak pulang sekolah, sampai jam 6 maghrib!

DOR!

Otomatis itu Mamak marah-marah dan mengultimatum, “KAMU DARIPADA MELIHARA SAPI DI PS TAPI GAK MAU BELAJAR, MENDING GAK USAH SEKOLAH TAPI MAMAK BELIKAN LAHAN BESERTA SAPINYA”. Begonya, itu saran dulu saya tolak. Begonya, saya malah matiiin PS, mandi, sholat maghrib, lalu belajar. Ah! Coba kalau dulu saya jadi dibelikan tanah plus sapi. Kan enak idup gue sekarang tinggal kipas-kipas duit sambil merah susu sapi setiap pagi. Ya gak?

Sampai saat ini saya masih main Harvest Moon. Iya..Iya…tahu! Maklum yaa saya gak punya pacar jadi sok sibuk gitu sama game di laptop. Tapi saya merasa ini game unik. Dan nanti kalau punya anak, saya akan mengajarkannya cara main Harvest Moon (Tanpa cheating tapi. Integritas, boss!). Karena ada beberapa value menarik yang dapat dipelajari dalam game ini. Seperti….

 

  1. Hardwork Will Never Betray You

I love this quote. Biasanya kalau saya lagi mau mencapai sesuatu (maklum, saya orangnya high achiever siih) dan saya sadar saya harus berusaha keras untuk mendapatkan hal yang saya inginkan tersebut, saya suka nempel ini quote di kamar atau di ruang belajar. Buat nambah motivasi diri sendiri aja sih. Iyaaa….iyaaa tauuuu…. Soalnya gue gak punya cowok yang memotivasi gue. Zzz…. Gue ketapel juga nih lama-lama reader blog ini.

Anyway, saya menemukan value ini dalam Harvest Moon. Masih ingat awal-awal kita memulai games dimana rumah kita masih kecil dan jelek berasa kandang sapi?. Ayam belum punya. Sapi dan Kambing apalagi. Lalu kita harus kerja keras ke hutan menebangi pohon liar, supaya punya kayu untuk bangun rumah. Belum lagi harus mencangkul lahan untuk ditanami sayur supaya dapat dijual. Belum lagi saat itu level fatigue masih sangat rendah. Belum menemukan power berry. Jadi dibuat cangkul-cangkul dikit udah kecapekan. Sedih.

Tapi semua terbayar ketika kita tidak berhenti bekerja keras setiap harinya. Tanpa terasa sudah melewati tahun pertama dalam game. Uang sudah banyak. Ayam sudah bertelur juga. Dan… JENG…JENG…. Kita bisa renovasi rumah menjadi lebih besar. Tidak lupa ada kamar mandinya dan juga cerobong asap yang kece.

Harvest Moon mengajarkan kita bahwa hidup jangan malas! Kita harus selalu bergerak. Dan kita akan menikmati sendiri hasil yang kita dapatkan. Like I said before…. Hardwork will never betray you.

maxresdefault

  1. Give Her Everything…. Termasuk Jamur Beracun

Saya suka pendekatan karakter utama kepada para gadis-gadis di desa (atau kepada bujang-bujang, kalau kamu bermain sebagai karakter wanita). Lemme see…. Di desa tersebut jelas tidak ada gadget. Jadi cara pria mendekati gadis-gadis itu sangat KONKRIT. Langsung memberi bunga, bahan makanan, berlian, parfum, bahkan…. jamur beracun. Lihat aja itu si Mary kalau diberi jamur beracun yang tumbuh di bukit saat fall season dia akan senang sekali sampai tersipu-sipu. Ini yang buat saya galau. Kasih jamur beracun ke Mary, atau dijual? Soalnya kalau dijual harganya mahal juga. Yep! Ujung-ujungnya saya jual juga sih ke Jack.

Beda sama cowok-cowok masa kini. Baru ketemu, udah sok WA tiap hari. Belum ketemu aja sok-sokan “love” postingan Path atau “like” postingan fesbuk. Hampir tiap hari lagi. ANNOYING NGERTI GAK SIH! Trus mau ngajak nonton aja perlu waktu tiga minggu lamanya. Mau ngajak ngopi juga kebanyakan kode. Yang konkrit dong… yang konkrit! Contohlah Harvest Moon.

Buktinya, kalau kamu rajin memberikan barang yang disuka kepada gadis-gadis di desa, warna hati mereka akan meningkat. Ketika hati sudah berdebar-debar dan berwarna merah… Congratz! Kamu dapat beli blue feather dan meminang gadis itu. Tapi maaf, saya gak doyan blue feather. Saya lebih doyan Swarovski. Plis…. Catet!

Ketika sudah menikah, supaya istri hamil juga harus rajin diberikan makanan atau benda kesukaan setiap harinya. Ini lebih aman siih… Nggak seperti The Sims kalau punya anak harus… Yeah YOU know what I mean. * wink wink*

marriage1

  1. Love Your Neighborhood

Banyak sekali tetangga dan penghuni desa di Harvest Moon. Semakin kita sering memberi barang kepada mereka, semakin naik level suka mereka kepada kita. Bahkan, percakapannya juga dapat berubah. Untungnya saya sudah dekat dengan semua tokoh di desa karena rajin berbagi. Berbagi apapun. Baik itu hasil panen di kebun, atau rumput liar buat Pak Dokter, bahkan sekedar tepung yang dibagi-bagi kepada kurcaci dan ibu-ibu.

Value ini harus banget dicontoh di dunia nyata. Jaman sekarang terkadang kita tidak kenal, bahkan ogah kenalan sama tetangga depan rumah. Kadang temen satu kostan sendiri gak akur-akur amat. Padahal yah tetangga yang paling dekat untuk membantu kita jika sesuatu terjadi.

Apalagi jika kita ingat hari ulang tahun karakter di Harvest Moon dan memberi mereka kado. Wuih…. Biasanya kalau karakter saya lagi ulang tahun juga, akan banyak warga yang mengirimkan kartu ucapan ke rumah. HAPPY! *nari Tor Tor*

gfs_26262_2_6

  1. Alam Memberikanmu Segalanya (Kok berasa Taglain iklan yak…???)

Dalam Harvest Moon, karakter utama mendapatkan penghasilan 100% dari alam. Mulai dari tomat, kubis, Nanas yang ditanam, hingga ikan yang dipancing di laut, bahkan berlian dan bebatuan mulia yang digali di gua. Saat musim berganti, biasanya rumput liar atau tanaman yang ditemukan di hutan atau bukit juga berbeda. Ada umput berwarna hitam, ungu, putih, hijau, biru, dan semuanya dapat kita ambil. Gratis. Lalu dijual (Tetep ya ujung-ujungnya dijual biar dapet uang). Belum lagi telur dari ayam yang nantiny bias kita masak di dapur, dan diolah lagi menjadi mayonnaise. Atau susu dan wool yang diproduksi setiap hari oleh Sapid an Kambing.

Hal ini dapat menyadarkan kepada kita bahwa alam sangat kaya raya dan memberikan semua yang kita butuhkan. Karena itu, mari kita balas kebaikan alam dengan merawatnya.

harvestmoon1

  1. So Many Funny Creatures

Ini buat hiburan aja sih. Because sometimes we need to widen up our imagination. Saya suka melihat karakter Walikota yang mirip sama badut ancol itu. (Ampun Pak Walikota… jangan usir saya dari desa). Belum lagi ada karakter Kappa di bukit yang muncul kalau kita membuang mentimun ke kolam. Hmm, ada lagi Harvest Goddes yang suka muncul di air mancur apabila kita memberi dia sesuatu. Oh iya…!! Jangan lupa para 7 kurcaci di belakang gereja yang senantiasa setia membantu merawat hewan ternak dan menyirami tanaman. I used to be very obsessed with leprechaun gara-gara baca Artemis Fowl jaman SMP dulu. That’s why saya sangat menyukai ketujuh kurcaci dalam game ini.

kappa2

Pasti pada baper yaaa…. Pasti pada mau langsung main Harvest Moon tapi bingung karena nggak punya masternya. Huahahaha…. Itu sih lima hal VERSI SAYA kenapa sebaiknya kita bermain harvest moon. I do believe with that values.

Saya sendiri juga jadi pengen ngelanjuti main Harvest Moon kalau begini. Penasaran kalau anak saya udah gede gimana yak. Udah ah, main Harvest Moon dulu. Bhaaaaayyy…..

Iklan

Satu pemikiran pada “5 Reasons Why We Should Play Harvest Moon

  1. Ping balik: 5 Reasons Why We Should Play Harvest Moon | Arabica Tanpa Gula

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s